Sunday, 7 June 2015

Flexibility and Efficiency of Use - tabloidpulsa.co.id

Posted by Widyah Handayani at 14:47
Prinsip selanjutnya Flexibility and Efficiency of Use. Prinsip ini mengedepankan fleksibelitas dan keefisienan halaman web yang disajikan. Diharapkan pengguna dapat menggunakan dengan sangat baik.

1. No verification email!
Pada saat melakukan sign up, pengguna diharuskan memasukkan email address yang dimana nantinya akan menerima kode aktifasi untuk mengaktifkan akun. Ketika saya melakukan percobaan tersebut, saya tidak mendapatkan email aktifasi. 


Meski sudah dilakukan permintaan ulang email aktifasi, saya tetap tidak mendapatkan email tersebut meskipun dalam folder junk/spam. Tentu kejadian ini sangat menyita banyak waktu pengguna yang dipaksa menunggu untuk hal yang tidak pasti. Walaupun tabloidpulsa.co.id bukan merupakan halaman situs jual beli, tetapi aktifitas login dibutuhkan untuk memasukan foto pada menu "Foto" untuk melakukan lelang. Jadi, tabloidpulsa.co.id harus memeriksa kembali proses pengiriman email danmemastikan bahwa pengguna menerima email aktifasi. Jika ingin lebih mudah, pengiriman kode aktifasi dapat menggunakan nomer telepon genggam yang akan dikirimkan melalui pesan singkat.

Severity Rating: 3 = Major Usability Problem (perlu untuk diperbaiki dengan prioritas tinggi).

2. Scrollbar pada comparison
Pada saat melakukan comparison, tabloidpulsa.co.id menampilkan dalam bentuk scrollbar. Dimana pengguna dapat melakukan perbandingan lebih dari 2 device. Sehingga tidak membutuhkan banyak space pada halaman web tersebut.
Severity Rating: 0 = Bukan masalah.


Sumber: http://www.nngroup.com/articles/ten-usability-heuristics/
http://www.nngroup.com/articles/how-to-rate-the-severity-of-usability-problems/

2 comments:

Muhammad Rano Try Astra on 8 June 2015 at 17:25 said...

Main gembot bareng kucing, ulasannya berbobot dan gak bikin pusing.... Mantap gan....

Widyah Handayani on 8 June 2015 at 17:32 said...

hahahhaha makasih gan

Post a Comment

 

GOLDEN LEAVES Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos